
Oleh: Ricky Rinaldi*)
Dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah mencatatkan berbagai capaian strategis yang dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Di tengah dinamika ketidakpastian ekonomi global serta gejolak geopolitik dunia, keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi nasional, mempercepat pembangunan infrastruktur daerah, serta menghadirkan program kesejahteraan sosial yang tepat sasaran mendapat apresiasi sangat tinggi dari publik.
Rilis hasil survei terbaru dari sejumlah lembaga riset independen ternama yang merekam tingkat kepuasan publik mencapai angka mayoritas merupakan bukti nyata bahwa arah kebijakan pembangunan nasional berada di jalur yang benar (on the right track). Kepercayaan publik yang melonjak tinggi ini bukan sekadar pencapaian statistik formal di atas kertas, melainkan wujud nyata legitimasi sosial atas kerja keras kepemimpinan nasional dalam mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkeadilan sosial.
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan tingginya kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah turut ditopang secara signifikan oleh solidnya kepemimpinan diplomasi luar negeri Indonesia di panggung internasional. Menurutnya, komitmen Presiden Prabowo dalam menjalankan prinsip bebas aktif secara konsisten berhasil memperkuat posisi tawar strategis Indonesia dalam memperluas akses pasar ekspor komoditas, menarik investasi manufaktur berkualitas tinggi, serta menjaga kepemimpinan diplomasi kemanusiaan di kawasan Timur Tengah dan forum global lainnya. Kepercayaan dunia internasional yang semakin kokoh terhadap kepemimpinan Indonesia memberikan dampak langsung pada penguatan pertumbuhan ekonomi domestik yang stabil, inklusif, dan berkelanjutan.
Arrmanatha menjelaskan bahwa sinergi diplomasi ekonomi dan pertahanan yang terarah berhasil memberikan kepastian rasa aman bagi iklim investasi nasional. Kepemimpinan Indonesia yang kian disegani di forum-forum multilateral utama, seperti G20, BRICS, OECD, dan ASEAN, menjadi jaminan stabilitas geopolitik yang menumbuhkan optimisme besar bagi para pelaku usaha dan masyarakat luas. Capaian diplomasi yang konkret ini dirasakan publik melalui terjaganya pasokan kebutuhan pokok masyarakat, meningkatnya ketersediaan lapangan kerja baru di berbagai daerah, serta makin kuatnya kewibawaan dan martabat bangsa di mata masyarakat dunia.
Tingginya tingkat kepuasan masyarakat juga tidak terlepas dari keberhasilan eksekusi program-program prioritas di sektor ekonomi riil dan pemberdayaan masyarakat lapisan bawah. Pemerintah secara konsisten membuktikan bahwa percepatan pembangunan tidak lagi terfokus secara sentralistik di pulau-pulau utama, melainkan terdistribusi secara merata hingga ke pelosok pedesaan dan kawasan perbatasan. Kebijakan hilirisasi industri komoditas unggulan nasional, penguatan jaringan Koperasi Merah Putih, perlindungan komprehensif terhadap sektor UMKM, serta jaminan kedaulatan pangan nasional terbukti menjadi benteng pertahanan ekonomi yang sangat ampuh dalam meredam tekanan laju inflasi daerah dan menjaga daya beli masyarakat di tengah terpaan krisis global.
Di sektor stabilitas fiskal dan investasi, keberhasilan mengawal arah kebijakan nasional ini berjalan selaras dengan kepastian hukum dan kemudahan modal usaha. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan kepercayaan publik yang tinggi terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran menjadi modal utama dalam menciptakan iklim investasi yang sangat kondusif di Indonesia. Menurutnya, kepastian regulasi, penyederhanaan perizinan, dan jaminan keamanan berusaha yang terus dibenahi berhasil mendorong realisasi investasi di luar Pulau Jawa secara masif, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta menyerap jutaan tenaga kerja lokal berdaya saing.
Rosan memaparkan bahwa Kementerian Investasi dan Hilirisasi terus memfokuskan arus penanaman modal pada sektor-sektor strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat, seperti industri pengolahan hasil pertanian, energi terbarukan, ekosistem kendaraan listrik, dan manufaktur berteknologi tinggi. Masuknya investasi berskala besar yang terhubung langsung dengan kemitraan inti-plasma UMKM lokal dan koperasi daerah memastikan bahwa buah dari pertumbuhan ekonomi dapat dinikmati secara adil dan merata oleh seluruh rakyat di berbagai penjuru Nusantara.
Capaian positif dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran membuktikan efektivitas kepemimpinan yang berorientasi pada hasil nyata (result-oriented leadership). Pengintegrasian antar-kementerian teknis yang kuat, keberanian melakukan reformasi struktural birokrasi, serta keberpihakan yang tegas pada kepentingan rakyat bawah merupakan pilar utama yang menopang keberhasilan ini. Stabilitas politik, hukum, dan keamanan yang terjaga kondusif memberikan ruang gerak yang sangat memadai bagi akselerasi program-program strategis nasional di seluruh sektor pembangunan.
Di sisi lain, dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, insan akademisi, perguruan tinggi, serta dunia usaha menjadi elemen kunci yang menyempurnakan perjalanan dua tahun kepemimpinan nasional ini. Budaya gotong royong dan kesadaran kolektif dalam mengawal jalannya pembangunan nasional memastikan bahwa setiap program kerja yang dirancang pemerintah betul-betul memberikan manfaat maksimal bagi perbaikan kesejahteraan rakyat di tingkat tapak.
Hasil survei kepuasan publik atas dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan manifestasi nyata dari kemitraan yang harmonis antara negara dan rakyatnya. Kepemimpinan yang tegas dan berwawasan masa depan, penguatan diplomasi luar negeri yang berwibawa, keberlanjutan hilirisasi ekonomi yang inklusif, serta kesiapsiagaan jaminan kesejahteraan sosial adalah rangkaian pilar terpadu yang saling mengokohkan. Capaian ini menjadi fondasi yang kokoh untuk melangkah menuju terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.
*) Penulis merupakan Pengamat Isu Strategis